Balai Arkeologi Bali, NTT & NTB Adakan Penelitian Situs Pura Wasan Blahtanah

Polda Bali - Polres Gianyar, Balai Aekeologi Bali, NTT dan NTB yang dipimpin Kepala Balai Arkeologi Bali, Ntt dan Ntb Drs. Gusti Made Suarbawa, Senin pagi 12/6, sejak pukul 10 pagi hingga pkl. 5 sore, melakukan penelitian di Situs Pura Puseh Wasan yang berlokasi di Banjar Blahtanah Desa Batuan Kaler Sukawati Gianyar.

Dalam penelian tersebut, Gusti Made Suarbawa didampingi Drs. I Wayan Badra beserta duabelas anggota dan dibantu oleh masyarakat Penyungsung Pura Puseh Wasan dari Banjar Blahtanah sekitar 5 orang.

Gusti Made Suarbawa menjelaskan, penelitian arkeologi di Pura Puseh Wasan berdasarkan surat ijin penelitian No. 390 tgl 8 juni 2017 dari tgl 10 hingga 23 juni 2017.

Lebih lanjut penjelasan oleh Kepala Balai Arkeologi Bali, NTB dan NTT, (Drs. I Gusti Made Suarbawa) tujuan dari pada penelitian ini adalah untuk mencari bangunan bangunan pendukung CANDI yang sudah ada dengan indikasi hasil temuan tahun 2016, berupa beberapa struktur bangunan yang berbahan batu padas (TUFA) untuk memberikan informasi KESEJARAHAN tentang Situs WASAN kepada masyarakat luas.

Dimana menurutnya, bahwa Situs Pura Puseh Wasan telah terindikasi dari abad ke- 13 dan 14 masehi, berdasarkan LANGGAM ARCA/ CANDI Jawa Timuran.

Lanjut penjelasan dari Pemangku Pura Puseh Wasan Jero Mangku Wayan Lasia Siaja, bahwa pihaknya sangat mendukung dari penelitian ini karena dengan dilakukan penelitian, nantinya masyarakat luas tahu tentang sejarah dari situs Wasan.

Lebih lanjut Jero Mangku Wayan Lasia Siaja, menuturkan terkait Piodalan di Pura Puseh Wasan jatuh pada Bude Cemeng Klawu, yang di empon oleh 10 KK dari dua Desa, yakni 5 KK dari Banjar Blahtanah Desa Batuan Kaler dan 5 KK dari dua Banjar Desa Batubulan Kangin/ Batuyang yaitu 1 KK dari Banjar Tangkeban dan 4 KK dari Banjar Kenanga Batuyang.