Kapolres Jembrana Live Bali TV: Bahas Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2017

Polda Bali - Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H. didampingi Kriminolog Universitas Udayana Dr. Gde Made Swardhana, S.H., M.H. mengikuti acara interaktif di Bali TV, Jalan Kebo Iwa, Denpasar Barat, Selasa (13/6). Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama Bidang Humas Polda Bali dengan Bali TV. Topik yang dibahas dalam interaktif ini “Situasi Kamtibmas Wilayah Jembrana dalam rangka Kesiapan Arus Mudik Lebaran ”.

AKBP Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H. menyampaikan, situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Jembrana didominasi kejahatan konvensional yaitu jambret dan hipnotis dengan modus gendam yaitu memberikan minuman kepada para penumpang baik yang ada diterminal maupun di dalam bus, sehingga menyebabkan korban tidak sadar dan pelaku membawa kabur barang berharga milik korban. Selain itu, kasus bunuh diri dan kekerasan anak dibawah umur juga marak terjadi.

“Saya sampaikan kepada masyarakat Jembrana jika ada kekerasan anak dibawah umur segera lapor polisi. Pihak keluarga jangan takut untuk melapor dan merasa bahwa ini adalah aib sehingga harus ditutupi, kalau dibiarkan nantinya akan berdampak pada merajalelanya tindakan pelaku,” ujar Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H.
                                                                                                                                                                                                                        
Terkait pengamanan Hari Raya Idul Fitri, Alumni Akpol tahun 1999 ini menjelaskan, secara umum Polda Bali mengerahkan 4.833 personel yang terdiri dari 450 personel Polda Bali, 1.500 personel jajaran Polres, 2.800 orang dari instansi terkait. Sementara Polres Jembrana menyiapkan 683 personel yang terdiri dari 372 personel Polri dan 311 orang dari instansi terkait.

Personel yang terlibat dalam pengamanan akan disebar disejumlah titik rawan berdasarkan perkiraan intelijen. Masyarakat yang akan mudik agar selalu mengecek barang bawaan dan kendaraan yang digunakan. Dalam perjalanan agar selalu tertib dengan mentaati rambu-rambu lalu lintas, sehingga pelaksanaan mudik bisa berjalan dengan aman dan lancar. Para pemudik yang merasa capek dan ngantuk saat dijalan agar memanfaatkan 4 titik rest area yang telah disiapkan, seperti Kantor Polisi, Kantor Pospam, SPBU dan rumah makan yang sudah disosialisasikan untuk digunakan sebagai rest area sementara.

Penumpukan kendaraan akan terjadi di Pelabuhan Gilimanuk menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga akan menimbulkan kemacetan. “Untuk menghindari antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk, masyarakat dapat membeli tiket secara online melalui website ASDP yaitu HTTP:indonesianferry.go.id. dan gunakan uang pas demi memudahkan bertransaksi saat membeli tiket,” terangnya.

Sementara Dr. Gde Made Swardhana, S.H., M.H. sangat mengapresiasi kinerja Polres Jembrana dan Pemerintah Kabupaten Jembrana karena sudah membentuk Satgas yang bertugas untuk menangani kasus kekerasan anak dibawah umur. Melalui Satgas ini, diharapkan mampu menekan angka kejadian yang ada di wilayah hukum Polres Jembrana. Sedangkan terkait Hari Raya Idul Fitri 1438 H, diimbau kepada para pemudik agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas sehingga bisa sampai di tempat tujuan dengan aman dan dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.