Antisipasi Sel Teroris Masuk Desa, Polsek Pupuan Sidak Pendatang Musiman Di Dsn Galiukir Desa Padangan.

Polda Bali-Polres Tabanan-Polsek Tabanan.

Maraknya serangan teroris di wilayah Pulau Jawa dan Sumatra, akhir akhir ini, membuat seluruh jajaran Kepolisian waspada dan siaga. Tidak terkecuali jajaran Polsek Pupuan, yang meningkatkan kesiapan dengan membangun komunikasi dengan para tokoh masyarakat.

Melalui peran para tokoh, jajaran Polsek Pupuan meminta agar warga dan masyarakat masing masing kewilayah agar turut secara ketat, mengawasi orang asing yang masuk ke wilayah dengan misi apapun. Termasuk buruh buruh proyek yang datang dari luar Bali yang dipekerjakan di Desa Desa. Walaupun ada penanggung jawabnya, mereka wajib diawasi secara ketat, dan menahan Kartu Identitas dan dokumen yang dibawanya, selama dia bekerja di Desa.

Setelah para teroris dikejar kejar di wilayah perkotaan, tidak menutup kemungkinan mereka lari berpencar ke Desa terpencil yang dituju untuk bersembunyi dengan kedok buruh dan tukang.

Untuk mengimbangi kewaspadaan warga yang sudah secara swadaya terbangun, aparat Kepolisian di Polsek Pupuan mendampingi Aparat Desa untuk mengecek dan menyidak keberadaannya di Desa.

Seperti Sidak yang dilakukan di Dusun Gali Ukir Desa Kebon Padangan Kecamatan Pupuan, pada hari Rabu (16/5/2018) yang didampingi oleh jajaran Polsek Pupuan, yang menyasar buruh proyek di Desa.

Dengan kekuatan 15 orang dengan rincian Polri 5 orang, staf Desa 6 Personil dipimpin oleh Kepala Desa Kebon Padangan I Made Arif Hartawan, anggota linmas 4 orang, telah memeriksa 8 orang penduduk pendatang yang berasal dari Jember Jawa Timur, bekerja pada proyek Rabat beton jalan yang menuju air panas yang bertempat di Banjar Dinas Galiukir Kelod. Hasil pengecekan didapatkan seorang mandor proyek atas nama Wisnawi Erwin, alamat Bondowoso Jawa Timur semua lengkap dengan identitas E Ktp yang menjamin keberadaan 8 orang yang dibawanya berasal dari Jember dan memiliki KTP jelas.

Kapolsek Pupuan Akp IB Mahendra, SH saat dikofirmasi di Kantornya, membenarkan bahwa menyikapi serangan nyata teroris yang marak akhir akhir, jajaran Polsek Pupuan meningkatkan Pengawasan terhadap penduduk pendatang dengan laksanakan sweefing, ke seluruh Desa Wilayah Kecamatan Pupuan secara bergilir dengan libatkan TNI dan aparat Desa. Cara ini diyakini sangat ampuh untuk mencegah masuknya teroris di wilayah Pupuan, " demikian ungkap Kapolsek Pupuan.

*******