Waka  Polsek Baturiti Polres Tabanan Pimpin Personil  Pemeriksaan  Penduduk Pendatang.

Polda Bali, Polres Tabanan, Polsek Baturiti - Guna menciptakan situasi tetap aman dan nyaman sangat tergantung dengan peran personil Polri  dengan melakukan upaya upaya  pencegahan.

Hal itu diungkapkan oleh Waka Polsek Baturiti  yang merupakan bagian dari Polres Tabanan AKP I Wayan Mendra, SH  Rabu (16/5/18) Jam 09.30 Wita.

AkP I Wayan Mendra dengan didampingi personil gabungan Polsek Baturiti  melakukan pemeriksaan penduduk pendatang di Lingkungan Banjar Selat, desa Perean tengah, Kecamatan Baturiti dengan kuat Personil gabungan berjumlah 7 orang.

Menurut AKP I Wayan Mendra  Saat  melakukan pemeriksaan penduduk pendatang telah dilakukan pemeriksaan identitas diri penduduk pendatang termasuk melakukan pemeriksaan barang -barang yang dikategorikan berbahaya milik penduduk pendatang dan juga melakukan pemeriksaan  orang yang mencurigakan," kata AKP Wayan Mendra.

Adapun yang diperiksa adalah rumah kost-kosan milik I Wayan Daweg, lk, hindu/bali, 70 th, tani, al Br Sekargula Ds. Mekarsari, Kec. Baturiti Tabanan  dengan memeriksa :
1. Hulyati, Pr, Islam/lombok, 28 th, al Sepolong Barat, Ds. Jurit, Kec. Pringgasela, Kab. Lombok Timur - NTB.
2. Darmaji, lk, islam/jawa, 40 th, tani, al Dsn Tempurejo, Ds. Sidorejo, Kec. Purwoharjo, Kab. Banyuwangi - Jatim
3. Solekan, lk, Islam/jawa, 46 th, wiraswasta, al Dsn Duwet Ds. Wates Kec. Sumber Gempol Kab. Tulungagung - Jatim.
4. Warsi, lk, islam/jawa, 46 th, swasta, al Dsn Tondo, Ds. Pagersari, Kec. Kalidawir, Kab. Tulungagung - Jatim.
5. Muhadi, lk, islam/jawa, 39 th, swasta, al Dsn Termas Ds. Jekek Kec Baron Kab. Nganjuk - Jatim.
6. Ari Widodo, lk, islam/jawa, 33 th, swasta, al Dsn Selopuro Ds/Kec. Selopuro Kab. Blitar - Jatim.
7. Tulus Suprianto, lk, islam/jawa, 36 th, swasta al RT/RW 002/002 Ds. Ngunut Kec. Ngunut Kab. Tulungagung - Jati.

Dalam giat tersebut dilakukan pemeriksaan barang- barang pemilik yang ada didlam kamar - kamar kost dan tidak ditemukan barang- barang yang mencurigakan serta smua memiliki identitas lengkap dengan membawa KTP dan surat Keterangan, Selanjutnya diberikan himbauan agar mematuhi segala peraturan yang ada, serta menjaga keamanan dan ketertiban.

Barang  berbahaya yang dimaksud oleh Akp Wayan Mendra adalah  bahan peledak, senjata api, senjata tajam dan sejenisnya termasuk barang yang dicurigai hasil kejahatan atau hasil curian, sedangkan orang adalah orang yang dicurigai atau diperkirakan sebagai pelaku kejahatan.

Setelah melakukan pemeriksaan penduduk pendatang dan barang milik penduduk pendatang, AkP Wayan Mendra memberikan himbauan kamtibmas kepada para penduduk pendatang, dihimbau agar penduduk pendatang taat dengan aturan adat ditempag tingga, dan membantu menjaga situasi kamtibmas kondusif.

Diungkapkan olek Kapolsek Baturiti Kompol I nengah Sumadi, S.H, MAP kamis (17/5/18), seraya mengatakan  melakukan pemeriksaan penduduk pendatang  dilakukan untuk mencari tau orang-orang yang dicurigai sebagai pelaku tindak pidana dan juga untuk mendapatkan  barang barang berbahaya yang dipergunakan untuk melakukan aksi kejahatan.

"Pemeriksaan penduduk pendatang" sangat penting dilakukan guna mengetahui jumlah penduduk pendatang dalam wilayah hukum untuk memudahkan pengawasa  dan meminimalisir terjadinya tindak pidana," ungkap Kompol Nengah Sumadi. ( hms )