Polres tabanan berpartisipasi dalam seminar dengan para notaris di Tabanan

Polda bali. Polres Tabanan. Satreskrim. Polres Tabanan ikut berpartisipasi dalam seminar sehari membangun sinergitas antara INI , IPPAT dan instansi terkait. dengan tema "optimalisasi pelayanan kepada masyarakat" pada hari Rabu tanggal (13-9-2017) di warung Dwi Sri Abiantuwung Kediri Tabanan. 

Seminar tersebut dihadiri oleh puluhan notaris dan staf sedaerah Tabanan yg secara rutin dilaksanakan dengan tujuan menyelaraskan dan sinkronisasi notaris dalam memberi pelayanan kepada masyarakat ditengah maraknya notaris dimintai keterangan sebagai saksi terkait dengan AJB yang dibuat notaris. 

Pada kesempatan itu hadir sebagai nara sumber ketua Ikatan Notaris Indonesia (DR. HENDRA), Jaksa ABADI dan Kanit II Reskrim IPDA I KADEK SUPENDODI, SH. Dalam seminar tersebut kanit II Reskrim menyampaikan."sesuai dengan hukum keperdataan bahwa jual beli terhadap benda tidak bergerak seperti tanah dan rumah harus dilakukan dihadapan notaris". hal ini menunjukan bahwa peran notaris sangat vital demi tercapainya proses jual beli obyek dimaksud, namun demikian banyak pihak yang datang ke hadapan notaris dengan itikad yg tidak baik dalam melakukan perjanjian, hal ini tentu memerlukan kecermatan, ketelitian dan kecerdasan notaris agar tidak tersangkut pidana dikemudian hari, sebagai notaris yg sifatnya pasif sesuai UU No. 2 tahun 2014 ttg jabatan notaris harua disikapi secara arip dengan mengedepankan aspek perlindungan terhadap notaris dari perkara pidana.

Kasat reskrim Polres Tabanan Akp. Yana jaya widya SIK. Saat di konfirmasi mengatakan."ada beberapa pasal yang biasanya berkaitan dengan jual beli di notaris yaitu penipuan, penggelapan, pemalsuan". agar dalam membuat perjanjian harus mengedepankan kelengkapan secara formil dengan sangat ketat sehingga jabatan notaris tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dalam melakukan kejahatan berlindung dibalik AJB. Tujuannya adalah agar notaris sebagai pejabat negara yang mengemban UU dapat terhindar dari tindak pidana, tutup yana. Ard/15