Setelah Barack Obama, Giliran Perdana Menteri Malaysia Datang ke Pulau Bali

Polda Bali - Setelah kedatangan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada Jumat (23/6) lalu, kini Perdana Menteri Malaysia Y.M. Dato’ Sri Haji Mohd. Najib Tun Abdul Razak tiba di Pulau Bali. Kedatangan Perdana Menteri Malaysia ini disambut Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Pangdam IX/Udayana Mayjen Komaruddin Simanjuntak, S.I.P., M.Sc., Danlanud Ngurah Rai Kolonel Pnb. I Wayan Superman dan Ketua PHRI Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati di VIP I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Senin (26/6).

Rombongan Y.M. Dato’ Sri Haji Mohd. Najib Tun Abdul Razak yang berjumlah 24 orang berangkat dari Subang Malaysia dengan menggunakan pesawat khusus Diraja Malaysia dan mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai tepatnya di Bravo 1 sekitar pukul 12.50 Wita. Turun dari pesawat, Perdana Menteri Malaysia langsung masuk kendaraan yang telah disiapkan oleh Kedutaan Besar Malaysia menuju Hotel St. Regis Nusa Dua yang menjadi tempat menginapnya. Selama berlibur di Bali mendapat pengawalan ketat dari Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).

Kepala Biro Ops Polda Bali Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya mengatakan Perdana Menteri Malaysia akan berlibur di Pulau Bali selama 4 hari yaitu dari tanggal 26 sampai dengan 30 Juni 2017. Pengamanan yang diberikan kepada tamu VVIP ini sama dengan pengamanan terhadap Barack Obama yang juga sedang berlibur di Bali. Kunjungannya ke Bali merupakan suatu kehormatan, sehingga harus diberikan pengamanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Selama perjalanan menuju Hotel St. Regis, pengamanan terbuka dan tertutup sudah dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengamankan jalur lalu lintas disepanjang route yang akan dilalui. Pengamanan ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang dapat mengganggu kelancaran konvoi, selain itu untuk menghindari terjadinya kecelakaan dan kemacetan lalu lintas.

“Polda Bali juga sudah menempatkan sejumlah personelnya di obyek wisata dan tempat rekreasi yang mungkin akan dikunjungi oleh Perdana Menteri Malaysia dan Barack Obama. Dipilihnya Pulau Bali sebagai tempat berlibur, hal ini tidak terlepas dari keindahan Pulau Bali yang sudah menjadi destinasi terbaik di dunia.” ujar Kepala Biro Ops Polda Bali Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya.