Indonesia Masih Berduka, Kapolsek Karangasem Imbau Tak Ada Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru

03 January 2026 15:33:48 Wita | 107 views
Gambar

KARANGASEM – Kepolisian Sektor (Polsek) Karangasem mengimbau masyarakat agar tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat Indonesia yang masih berduka akibat bencana besar yang melanda wilayah Sumatera pada November 2025 lalu.

 

Kapolsek Karangasem menyampaikan bahwa secara nasional suasana duka masih dirasakan, sehingga perayaan malam tahun baru diharapkan dapat dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan. Masyarakat diminta untuk mengedepankan rasa kepedulian serta solidaritas sosial terhadap para korban bencana.

 

“Indonesia saat ini masih berduka atas musibah yang terjadi. Oleh karena itu, kami mengimbau agar malam pergantian tahun tidak dirayakan dengan pesta kembang api sebagai bentuk kepedulian dan empati sosial,” ujar Kapolsek Karangasem saat memimpin apel pagi di Mapolsek Karangasem, Selasa (30/12/2025).

 

Imbauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan Polri melalui surat edaran Kapolri yang menegaskan tidak diterbitkannya izin penggunaan kembang api dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru. Kapolsek menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat nasional dan wajib dipatuhi oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Selain kepada masyarakat umum, imbauan juga ditujukan kepada pengelola tempat hiburan malam serta objek wisata di wilayah hukum Polsek Karangasem agar tidak menyelenggarakan kegiatan pesta kembang api saat malam pergantian tahun.

 

Untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan tersebut, Polsek Karangasem akan melakukan pengawasan dan penertiban bersama instansi terkait. Tindakan tegas akan diberikan kepada pihak-pihak yang tetap melanggar aturan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Kapolsek Karangasem berharap seluruh masyarakat dapat memahami dan mendukung kebijakan tersebut demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, sekaligus menunjukkan rasa empati dan kepedulian kepada saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah.